Pelantikan Pengurus Awardee LPDP IPB 2017/2018

LANGKAH MENUJU GREAT LEADER

Keberlanjutan suatu organisasi salah satunya ditandai dengan adanya regenerasi pelanjut sebagai penyambung estafet kepengurusan sebelumnya.  Menyadari hal tersebut sebagai tonggak penting dalam satu periode kepengurusan, Awardee LPDP IPB periode 2017/2018 yang merupakan organisasi penerima beasiswa BPI LPDP di IPB telah melangsungkan pelantikan sebagai simbolis pengukuhan pengurus baru, Senin (1/05/2017).

Acara yang berlokasi di Gedung Mandiri Auditorium Mahasiswa IPB ini mengusung tema “Welcome new leaders: Bersinergi, mengabdi untuk melayani”. Adapun konsep kegiatan yang diusung panitia pada kegiatan pelantikan kali ini bertajuk “Pesta Panen Raya” yang mempresentasikan kecintaan awardee LPDP IPB terhadap pertanian.

Hadir Direktur Utama LPDP, Ayahanda Eko Prasetyo, tamu undangan dari awardee LPDP se-Indonesia (ITB, UPI, ITS, UGM, UI, dan UIN Jakarta, Awardee LPDP Baraya), lurah awardee Budi, beserta tamu undangan dari organisasi intra kampus IPB lainnya. Selain itu, acara pelantikan juga dihadiri oleh pengurus demisioner 2016/2017 dan puluhan awardee LPDP IPB baik sebagai pengurus maupun warga.

Acara dimulai dengan prosesi penyambutan Ayahanda Eko Prasetyo dengan adat sunda serta pemasangan caping kepada beliau. Diiringi oleh empat penari dan satu pembawa payung berjalan di atas karpet merah hingga menuju tempat duduk di depan panggung.

Dalam sambutannya, Ayahanda Eko Prasetyo menyampaikan bahwa dari konsep panen raya yang diusung panitia memiliki banyak filosofi yang bisa dipetik hikmahnya. “Konsep perpaduan panen raya dengan suasana sunda memiliki filosofi yang patut kita renungkan, bahwa apa yang kita tanam itu lah nantinya akan kita panen pula. Artinya bahwa jika kita menanamkan nilai kebaikan selama memimpin organisasi, maka hasil kebaikan pula yang akan menyertai”.

Ayahanda Eko Prasetyo yang juga sebagai pembina organisai Awardee LPDP IPB dalam sambutannya juga menyebutkan ada setidaknya 3 tingkatan hingga kita bisa menjadi pemimpin yang bisa mengayomi yaitu dimulai dari highly effective people, effective leader, hingga bisa menjadi great leader.

“Kita mulai dari highly effective people yaitu sebagai pemimpin harus bisa berbaur dengan berbagai latar belakang anggotanya sehingga bisa lebih peka dan beradaptasi. Selanjutnya adalah effective leader yaitu mampu mencontoh para pemimpin-pemimpin sebelumnya atau para pahlawan-pahlawan terdahulu dalam memimpin. Yang terakhir adalah bisa menjadi great leader yaitu pemimpin yang bisa menginspirasi, bertingkah yang sederhana, dan mampu mendahulukan kepentingan anggotanya di atas kepentingan pribadi”, terang Ayahanda Eko Prasetyo.

Pada kesempatan itu pula, Plt Koordinator lurah Awardee LPDP IPB, La Ode Wahidin menyampaikan kesan dan pesan selama proses kepengurusan sebelumnya. Ia menitik beratkan kepada semangat berkarya untuk pengurus selanjutnya dalam menahkodai organisasi yang mulai tumbuh dan berkembang di IPB ini.

Puncak acara ditandai dengan pengucapan janji kepengurusan yang diucapkan oleh semua pengurus Awardee LPDP IPB  dipandu oleh Ayahanda Eko Prasetyo. Dalam janji yang diucapkan tersebut intinya adalah kepengurusan yang baru harus siap bekerja dan menjunjung tinggi nama baik organisasi.

Taufik Ariyanto sebagai koordinator Lurah terpilih Awardee LPDP IPB periode 2017/2018 dalam sambutannya menghaturkan banyak terima kasih kepada kepengurusan sebelumnya, kepada Ayahanda Eko Prasetyo yang selalu mendukung program yang diselenggarakan oleh pengurus, dan berharap kepada pengurus dan awardee LPDP se-Indonesia secara umum untuk bisa bersinergi kedepannya dalam bentuk kegiatan yang dikemas dalam program kerja.

Panitia pelantikan pengurus juga menampilkan beberapa persembahan untuk para tamu undangan, sebut saja paduan suara oleh VOA (voice of awardee), dan tim acoustic yang mempersembahkan beberapa buah lagu. Persembahan terakhir adalah musikalisasi puisi dengan tema wajah kesedihan masyarakat Indonesia.

Berakhirnya acara ditandai dengan foto bersama Ayahanda Eko Prasetyo dan disusul dengan diskusi tertutup oleh para perwakilan koordinator lurah se-Indonesia dan koordinator Budi IPB. Diskusi yang diselenggarakan di Gedung Tanoto ini lebih kepada pengajuan beberapa pertanyaan dari awardee LPDP kepada Ayahanda Eko Prasetyo terkait berbagai permasalahan yang kerap terjadi di lingkup organisasi maupun permasalahan awardee di beberapa kampus lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *